Information and Links
Join the fray by commenting, tracking what others have to say, or linking to it from your blog.
- Other Posts
- World Without Oil
- Menulis Buku Tentang Geo Browser
Wikipedia of Indonesian GIS resources
I’m dreaming of an Indonesian internet site, where anybody can contribute to submit an article or other resources on GIS in Indonesian context. Very much like Wikipedia (Indonesia). It’s a spirit of free information for everyone.
Hush!! nulis tentang Indonesia untuk orang Indonesia gini kok pake bahasa Inggris, gak sejalan dong sama isinya..
Oke.. ulang lagi..
Saya pernah menerjemahkan artikel GIS di wikipedia dengan semangat untuk menyebarluaskan pengetahuan ke sesama. Sesuai dengan sifat wikipedia (ensiklopedia bebas, dengan software wiki) itu sendiri. Tulisan itu akhirnya terus berkembang sampai seperti sekarang dengan lebih banyak masukan dari pengunjung lain yang ikut menjadi kontributor.
Luar biasa, proyek wikipedia ini memang berkembang pesat, ribuan penulis berkontribusi menyusun ensiklopedia online (mungkin juga termasuk ensiklopedia bukan online) terbesar yang pernah ada. Berbagai kepentingan dan alasan mungkin melatar belakangi alasan para penulis itu berkontribusi, tapi satu garis merah yang bisa ditarik adalah semangat berbagi. Model seperti ini disebut-sebut sebagai cikal bakal kelahiran fenomena Web versi 2, dimana semua orang bisa ikut serta, ambil bagian dalam sebuah media atau wahana, membentuk sebuah jaringan sosial.
Memang ada kekhawatiran tentang kualitas kebenaran tulisan yang dimuat pada sebuah media dengan model seperti ini. Tapi sepertinya dengan sifatnya yang terbuka ini, justru publik lah yang bisa menilai dan mengontrolnya. Toh, kasus yang dikhawatirkan itu tidak hanya terjadi pada media/ensiklopedia terbuka seperti wikipedia tapi juga pada ensiklopedia lain yang bersifat berlawanan (tidak terbuka seperti wikipedia) dan dikenal akurat.
Teknologi yang digunakannya kemudian juga dilepas ke publik, bebas digunakan siapa saja. Lagi-lagi teknologi ini mendapat kontribusi dari puluhan, ratusan, bahkan mungkin ribuan orang yang menggunakannya sehingga makin mengakomodasi berbagai kebutuhan untuk membangun situs yang diinginkannya.
Penggunaan data spasial makin menjadi mainan sehari-hari, bukan hanya oleh orang yang memang harus (karena profesi, studi) tapi juga oleh orang yang suka (peminat, hobi). Pemuatan informasi spasial ke dalam web yang kini makin banyak digunakan setelah Google membuat layanan petanya, juga dengan adanya protokol yang disepakati bersama untuk menampilkan dan berbagi informasi spasial lewat WMS dan WFS juga menular ke teknologi yang menjadi tulang punggung proyek wikipedia tadi, sayangnya fitur spasial ini tidak (belum?) diterapkan di wikipedia.
Lewat cara lain, Geografiana berusaha menangkap fenomena (Web 2.0) ini. Makin bertambahnya penulis blog bertema kebumian (juga dengan teknologi yang mendukungnya) mengundang Geografiana membuat sebuah wadah berkumpulnya tulisan-tulisan blog itu pada sebuah agregasi. Maka lahirlah Planet GIS Indonesia.
Tapi sepertinya masih ada yang kurang. Agregator blog itu hanya mengakomodasi yang memiliki situs blog, dan rasanya terlalu mahal untuk memulai membuat blog baru hanya sekedar untuk ikut berbagi pengetahuan dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Juga, banyak blog berisi tema yang bercampur.
Melihat keberhasilan wikipedia di atas, apakah kini sudah saatnya lahir wiki tentang GIS di Indonesia?



Kenapa ga terusin aja Wikipedia yang bahasa Indonesia, artikelnya banyak dan gak perlu capek-capek buat website baru