Information and Links

Join the fray by commenting, tracking what others have to say, or linking to it from your blog.


Other Posts
Permainan Kaos Oblong
Kita Dipaksa Menjadi Bukan Diri Sendiri

Sekilas Geografi Radikal

Posted by Sarubabel Malau on February 16th, 2006

Long Live The Geographical Revolution

Begitulah semboyan di website www.radicalgeography.co.uk milik Tony Cassidy, seorang (kalau boleh disebut begitu) yang menganut paham Geografi Radikal.

Belum pasti kapan istilah geografi radikal mulai disebut, Noel Castree yang merupakan salah satu tokoh pendahulu geografi radikal menulis dalam essainya (tahun 2000), bahwa istilah geografi radikal pertama kali dikenal pada sekitar akhir tahun 1960-an dan awal 1970-an.

Bila saya ditanyakan mengenai definisi dari geografi radikal, secara pribadi saya kesulitan dalam menjawabnya. Geografi radikal tidak diakui sebagai cabang ilmu geografi. Teman-teman saya yang lebih mengerti geografi menjelaskan kepada saya, bahwa geografi radikal lebih mengarah kepada sikap. Sikap yang berprinsip bahwa penerapan ilmu geografi harus berguna bagi masyarakat.

Seorang geografer radikal memahami hal-hal penting yang terjadi di masyarakat secara kritis dari sudut pandang geografi, membuat penyebaran ilmu geografi yang kompleks yang dibatasi oleh sistem akademis menjadi lebih relevan dan mudah dimengerti oleh masyarakat awam. Membuat empasis sebuah penjelasan menjadi aksi.

Terkadang para geografer radikal memposisikan diri untuk menantang sebuah pandangan yang ortodoks dan dominan di dunia, dengan alasan untuk menciptakan ruang baru dan memimpikan masa depan yang baru, tanpa terikat oleh satu jenis pandangan dari analisis dan politik yang radikal.

Apakah di Indonesia ada geografi radikal? Saya cenderung menjawab pertanyaan ini dengan pertanyaan lagi, “Bagaimana bisa ada geografi radikal di Indonesia, jika ilmu geografi dan cabang-cabangnya saja belum terdalami dan diterapkan dengan baik oleh SDM yang ada sekarang?” Hmmm…. jadi harus mendalami geografi dulu yah… baru …. Hmmm…. masa sih…

Daripada bingung jawab pertanyaan diatas lebih baik menjawab pertanyaan yang dibawah ini!!

Apakah geografi radikal itu memberi suatu kesan yang mengawang-awang, yang menimbulkan ”social hope”? mengapa dalam geografi radikal tidak ada epik kepahlawanan dan tidak ada epik kepura-puraan?

Malah tambah bingung … ?! ya.. udah, kalo bingung ga usah dipikirin :)



Write a Comment

Take a moment to comment and tell us what you think. Some basic HTML is allowed for formatting.

Reader Comments

al-ilmu bilaa ‘amalin kaa sajarin bilaa tsamarin

beberapa paradigma yang muncul dari beberapa ilmu geografi tidak harus dipandang sebagai
sebuah perbedaan atau sabagai sesuatu yang harus diperdebatkan.paradigma postmodern yang
telah berkembangan menjadi geografi radikal seharusnya dipandang sebagai bagian dari
perkembangan geografi saat ini. pandangan geografi yang tidak mengkotak-kotakan sebuah
ilmu adalah pandangan dari postmodern yang menganalisis sebuah ruang(space) dari
sudut pandang ilmu lain. Jadi alangakah baiknya bila kita membahas sesuatu hal
dalam konteks geografi jadi DO WHAT THE GEOGRAPHERS DO !!!!

Hmmm…. kayaknya Mas Babel ngga mempermasalahkan perbedaan deh, tapi mempertanyakan sumbangan geografer Indonesia untuk publik/masyarakat.

Bukan begitu?

ada ngga ya….tokoh geografi radikal di Indonesia ?

Ya mas babel ini lah tokoh geografi radikal Indonesia.., cuma sayang, kalo baca tulisannya, dia ga nyadar kalo dia itu radikal.. :)

geografi radikal?????????? kayaknya gw pernah ngirim tulisan tentang geography for fun ke sini, itu termasuk geografi radikal ga??????? kalo termasuk, wah betapa menyenangkan sekali geografi itu. (Bel, tulisannya udah gw kasih Danu)

Tengkyu mbak Christy atas masukannya,
Wacana geografi radikal muncul karena ilmu geografi berguna bukan hanya untuk dikuasai dan dikembangkan secara konstan, tetapi juga harus dipelajari agar bisa mentransformasikan hubungan-hubungan keruangan (dalam ilmu geografi) ke/untuk masyarakat/publik.

Kalau tokoh geografi radikal Indonesia, belum pernah denger mas Tokki. Tapi kalau orang Indonesia yang pernah menulis tentang Geografi Radikal saya pernah dengar, dia adalah Triarko Nurlambang, Alumni dan Pengajar dari Dept Geografi UI. Saya belum pernah baca artikel beliau tsb.

ooh ya kebetulan mas babel saya perneh baca jurnal yang ditulis oleh
mas arco atau triarko nurlambang. kalau gak salah judulnya “Geografi Saat Ini” nah beberapa pendapat saya terilhami dari tulisannya mas arco..
disana ngejelasin tentang beberapa paradigma ilmu geogfi yang pernah ada dari positisme sampai radikalisme dan disana juga dijelasin perbedaan antara
positivisme dan postmeodern….
ooh ya memeng radikalisme lebih menegaskan pada apa yang dapat kita berikan pada publik dibandingkan hanya membahas masalah definis

ya kita sebagai manusia harus mengerti kekuarangan dan kelebihan orang saya rasa kita bisa menghargai satu sama lain bila kita tidak hanya mementingkan kepentingan sendiri. kira - kira hanya ini yang bisa saya sampaikan atas perhatiannya kai ucapkan terima kasih…. selamat siang

geografi…..?
wedewwww…apa yah??? setauku ilmu tersebut mempelajari struktur2 bumi… yah, sejenisnya lah…(hihihi, bukannya kaya gt fisika ya?)

waduhh keren banget ya!!!!kira2 ad nggk ya geo radikal dr indonesia????????

yang paling penting adalah sumbangan geograf buat bangsa dan negaranya. Sudahkah geograf Indonesia memberikan sumbangsihnya buat Indonesia??
Perlu juga geograf mempublikasikan dan menyebarluaskan karyanya, buat memacu kalangan geografi Indonesia.

tauk si “H.R.Bitarto” gak?????

saya ada tugas membuat makalah. tentang konsep dasa geografi, yaitu konsep nilai kegunaan dan Konsep Interaksi/interdependensi, beserta contohnya. kalau boleh saya minta bantuannya, tolong kirim ke e-mail saya. terima kasih

Definisi geografi menurut para ahli ?

“Geografi Radikal”nya mas Arko kereeen. Busyet dah. Kalo baca jurnal2 makalah Dept. Geografi UI pasti nemu tuh makalah. Pembahasannya terkait dengan apakah Prof. I Made Sandy terpengaruh dengan paham geografi radikal?